Skripsi
[SKRIPSI] ANALISIS PENGARUH ТЕМРERATUR TERHADAP PUTARAN MOTOR AC SEBELUM DAN SESUDAH DIPASANGKAN INVERTER
Perkembangan peralatan pengkondisi udara AC pada saat ini sangat
mempengaruhi aktivitas manusia, dalam melakukan kegiatan sehari-hari, karena
kondisi wilayah Indonesia yang beriklim tropis, dan cenderung panas. Sehingga
peralatan pengkondisi udara AC sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan
usaha manusia. Apalagi dalam sebuah gedung perkantoran, sekolahan maupun
Restoran, semua sudah menggunakan Pendingin Udara (AC) Air conditioning.
tapi bagi sebagian personal maupun perusahaan, soal AC selalu jadi masalah
perihal daya pemakaian dan kapasitas yang gak seimbang pemakaian daya yang
besar dan biaya mahal tapi ruangan tidak dingin. Maka dilakukan pemasangan
inverter pada AC untuk penghemtan energi.
Pengukuran besarnya nilai daya pada pendingin ruangan (AC) sebelum dan
sesudah dipasangkan inverter yang kapasitasnya sama dilakukan mengunakan
peralatan Ampere Meter Clamp On Power Meter Hioki 3286-20 besarnya arus
pada AC non inverter CU-C9EKH sebesar 4.1 A sedangkan pada AC inverter CSS10MKP sebesar 3.6 A
Dari hasil perhitungan kapasitas 17 unit AC 1 PK pada sebuah gedung,
konsumsi daya pada AC non inverter sebesar 12,31 kW sedangkan konsumsi daya
pada AC inverter sebesar 8,31 kW. Penurunan daya pada AC setelah dipasangkan
invereter ini sebesar 32%. Penghematan biaya yang didapat pada pemakaian 17
unit AC tiap bulannya sebesar Rp 1.735.052 jika dikalkulasikan pada jangka
waktu per tahun maka penghematan biaya sebesar Rp 20.820.624 penurunan daya
dipengaruhi oleh rangkaian inverter yang mengatur frekuensi dan tegangan untuk
menurunkan putaran motor sesuai yang dikehendaki.
Tidak tersedia versi lain